<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Newsletter &#8211; GRASP 2030</title>
	<atom:link href="https://grasp2030.ibcsd.or.id/download-category/newsletter/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://grasp2030.ibcsd.or.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Jun 2026 07:19:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>Info GRASP 2030 Januari &#8211; April 2026</title>
		<link>https://grasp2030.ibcsd.or.id/download/info-grasp-2030-januari-april-2026/</link>
					<comments>https://grasp2030.ibcsd.or.id/download/info-grasp-2030-januari-april-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor GRASP]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 06:59:39 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://grasp2030.ibcsd.or.id/?post_type=wpdmpro&#038;p=740</guid>

					<description><![CDATA[Forum Dialog GRASP 2030: Memperkuat Kemitraan Publik-Swasta untuk Menangani Susut dan Sisa Pangan di Jawa Barat . Pada tanggal 23 Januari 2026, GRASP 2030 berkolaborasi dengan BAPPEDA Jawa Barat menyelenggarakan forum dialog yang menghadirkan perwakilan Badan Pangan Nasional, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan perwakilan SPPG. Kegiatan ini menjadi momentum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Forum Dialog GRASP 2030: Memperkuat Kemitraan Publik-Swasta untuk Menangani Susut dan Sisa Pangan di Jawa Barat .</p>
<p>Pada tanggal 23 Januari 2026, GRASP 2030 berkolaborasi dengan BAPPEDA Jawa<br />
Barat menyelenggarakan forum dialog yang menghadirkan perwakilan Badan<br />
Pangan Nasional, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dunia usaha, akademisi,<br />
organisasi masyarakat sipil, dan perwakilan SPPG. Kegiatan ini menjadi<br />
momentum penting untuk membangun kemitraan konkret dalam mengatasi<br />
susut pangan dan sisa pangan (SSP).<br />
Dialog ini melihat potensi Jawa Barat sebagai provinsi percontohan di Indonesia<br />
untuk pengelolaan SSP yang berkelanjutan. Meskipun merupakan lumbung<br />
pangan nasional, dengan produksi 10,2 juta ton beras per tahun, Jawa Barat juga<br />
menghasilkan volume sampah terbesar, yaitu 24.882 ton per hari, dengan hampir<br />
40% di antaranya adalah sampah makanan. SSP di Jawa Barat mencapai 6,7 juta<br />
ton per tahun, dengan lebih dari setengahnya berasal dari tahap konsumsi dan<br />
distribusi, yang menyebabkan kerugian ekonomi dan emisi metana.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss></wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peran Dunia Usaha dalam Mewujudkan NDC Indonesia 2035</title>
		<link>https://grasp2030.ibcsd.or.id/download/peran-dunia-usaha-dalam-mewujudkan-ndc-indonesia-2035/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[GRASP Editor]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 May 2026 15:44:39 +0000</pubDate>
				<guid isPermaLink="false">https://grasp2030.ibcsd.or.id/?post_type=wpdmpro&#038;p=718</guid>

					<description><![CDATA[Dengan potensi energi terbarukan yang berlimpah, kekayaan sumber daya alam, dan basis industri yang kuat, Indonesia berdiri di titik persimpangan menuju peluang ekonomi bersejarah: mendorong pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja melalui transisi yang adil dan terencana menuju target emisi nol bersih atau net-zero pada tahun 2060. Hasil survey menunjukkan bahwa 88% pemimpin bisnis Indonesia mendukung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dengan potensi energi terbarukan yang berlimpah, kekayaan sumber daya alam, dan basis industri yang kuat, Indonesia berdiri di titik persimpangan menuju peluang ekonomi bersejarah: mendorong pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja melalui transisi yang adil dan terencana menuju target emisi nol bersih atau net-zero pada tahun 2060. Hasil survey menunjukkan bahwa 88% pemimpin bisnis Indonesia mendukung langkah Pemerintah untuk beralih dari bahan bakar fosil menuju sistem ketenagalistrikan berbasis energi terbarukan pada tahun 20351. Seiring percepatan proses produksi dan perdagangan global yang rendah<br />
karbon, kemampuan Indonesia untuk menarik investasi hijau, meningkatkan partisipasi dalam rantai nilai global dan meningkatkan daya saing akan sangat bergantung pada kebijakan nasional yang jelas, konsisten, dan dapat dipercaya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
